Kesadaran Kosmis
 20/06/2015   admin       kesadaran

esq-news.com - Mengapa lebah bisa cepat sekali menemukan bunga? Mengapa lalat cepat sekali menemukan kotoran? Mata lebah memang didesain khusus untuk menemukan bunga, sedangkan mata lalat didesain khusus untuk menemukan kotoran. Mengapa? Karena makanan lebah adalah madu, sedangkan makanan lalat adalah kotoran.

 

Di dalam pikiran lebah hanyalah madu, madu, dan madu. Sedangkan di dalam pikiran lalat hanyalah, kotoran, kotoran, dan kotoran. Fokus lebah adalah madu, sedangkan fokus lalat adalah kotoran. Alhasil susah bagi lebah untuk menemukan kotoran, tapi mudah dan cepat bagi lebah untuk menemukan bunga di manapun. Sebaliknya, susah bagi lalat untuk menemukan bunga, tapi mudah dan cepat bagi lalat untuk menemukan kotoran di manapun.

 

Apa hasil akhirnya? Lebah kaya akan madu yang sangat bermanfaat, sedangkan lalat kaya akan kotoran dan segala kuman penyakit. Lebah banyak dipelihara orang, sedangkan lalat selalu disemprot dengan obat semprot anti nyamuk.

Sekarang kita bisa merenung sejenak untuk muhasabah, kita ini termasuk orang dengan jenis mata lebah atau mata lalat?

 

Apa yang kita pikirkan akan menghasilkan apa yang kita lihat, dan apa yang kita lihat akan menghasilkan apa yang kita peroleh. Hidup kita sangat tergantung dengan hati dan pikiran. Kalau hati dan pikiran selalu negatif, maka apa saja yang kita lihat selalu menjadi negatif. Yang dilakukan pun akan menjadi negatif, dan hasil akhirnya adalah sesuatu yang negatif. Artinya sesungguhnya pikiran dan hati kita-lah yang menentukan hasil.

 

Orang yang memiliki pikiran dan hati positif adalah orang yang tercerahkan. Bukan hanya pintar, namun ia mampu melihat persaman dalam setiap perbedaan, mampu melihat cahaya dalam setiap kegelapan. Pemikirannya akan mampu menjadi perekat semua perbedaan.

 

Orang yang tercerahkan adalah orang yang telah memiliki kesadaran kosmis yaitu suatu kemampuan untuk melihat diri dan lingkungannya dari sebuah ketinggian, bukan sekedar hanya cara pandangan “Helicopter Sight” akan tetapi bahkan “Apollo Sight” yang jauh lebih tinggi lagi, tidak “cupet” dan tidak sempit dalam memandang. Dia mampu melihat dunia dari ketinggian. Cara pandang kosmis ini bukan hanya membuat orang berpikir holistik akan tetapi universalistik yang arif, adil, dan bijaksana. Inilah ciri orang yang telah tercerahkan.

 

Pandangan dan kesadaran kosmis inilah yang diperlukan setiap pemimpin di saat keadaan bangsa seperti ini. Kesadaran kosmis adalah solusi untuk membangun persatuan sejati dan kesatuan hakiki di tengah ancaman perpecahan sesama anak bangsa. Kesadaran kosmis inilah solusi pembangunan jiwa bangsa di tengah runtuhnya panduan nilai-nilai moral yang sedang melanda bangsa.

 

Sekarang ini kita sudah memasuki penghujung bulan Ramadhan, yang di dalamnya terdapat Lailatul Qadar atau dikenal dengan ‘malam seribu bulan’. Pada malam-malam ini banyak rahmat dan barokah luar biasa yang diturunkan Tuhan bagi umat manusia dan alam semesta raya. Salah satu tanda yang sering diungkap adalah bahwa pada malam tersebut suasana hening, tentram, dan angin bertiup lembut.

 

Malam Lailatul Qadar sesungguhnya mengajak manusia untuk memasuki alam kesadaran kosmis untuk menyatu dengan alam sebagai seorang hamba. Orang yang sudah memasuki dimensi ini maka hatinya tercerahkan laksana bintang cerah di tengah keheningan malam yang syahdu, atau laksana Rembulan yang bersinar lembut di malam yang tenang penuh kedamaian. Dia akan mampu memimpin dengan kelembutan cahaya rembulan, akan tetapi dia mampu memberi arah dan petunjuk laksana cahaya bintang, serta mampu memberi harapan laksana sinar matahari pagi.

Kesadaran kosmis menempatkan manusia agar tidak lagi terikat ego, ego pribadi, ataupun ego kelompok.

 

Orang yang sudah lepas dari ego itu berarti dia sudah mampu memimpin diri sendiri, dia akan siap memimpin sekelompok orang, memimpin organisasi,  atau bahkan memimpin negara.

 

Hati yang tercerahkan melalui Lailatul Qadar ini sangat diperlukan di saat bangsa kita tidak tahu lagi mana yang baik dan mana yg buruk, serta mana yang penting dan mana yang tidak penting. Kesadaran kosmis ini akan mampu menerobos kebingungan logika orang-orang pintar yang penuh argumentasi ilmiah dalam bersilat lidah dalam menemukan kebenaran tanpa perlu bertele-tele.

 

Sudah terlalu banyak waktu dan energi bangsa ini tersita untuk sekadar menentukan mana yang benar dan mana yang salah. Sudah terlalu banyak kesempatan emas yang terlewatkan untuk mensejahterakan negeri ini. Bahkan sudah telalu banyak tumpukan masalah tidak terlesaikan yang menyusahkan akibat ketidakmampuan kita melihat dengan cara pandang sempit dan jangka pendek.


  Username
  Email
Komentar  


Pengumuman  

  2019-11-11

Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Seleksi CPNS Tahun 2019 di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka

  2019-11-07

Formasi Penerimaan CPNS Tahun 2019 di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka

  2019-11-05

Penerimaan CPNS Tahun 2019 di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka

  2019-03-22

Pengumunan Hasil Seleksi Terbuka Calon Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka Tahun 2019

Menu Lainnya 

Hubungi Kami  

  BKPSDM ( Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia )
Jalan Jendral Ahmad Yani No.1 - Majalengka ( 45418 )
Telp./Fax. (0233)281366
Email bkdmajalengkakab@gmail.com
Share :